Algemeen

Pelaschap

Pelaschap is een dorpsverbond gesloten tussen twee of meer dorpen onderling.
Het pelaverbond is aan meerdere regels verbonden zoals:

  • elkaar ondersteunen in tijden van nood.
  • elkaar helpen met het opzetten van projecten bv. bouwen van een kerk, moskee of school.
  • door de pelaverwantschap beschouwt men elkaar als bloedverwanten.
  • Dat houdt in dat men niet met elkaar mag trouwen.

Soorten pelaverbonden zijn:

  1. harde pela (pela keras)
  2. zachte pela (pela tepat sirih)
  3. “baarmoeder” pela (pela gandong)

(Bron: Het pela-netwerk In de schaduw van de berg Nunusaku, www.Nunusaku.com /research van Dieter Bartels)

Haria heeft 5 gandongs:

  1. pela Lilibooi , pela tempat sirih
  2. pela Hative, pela batu karang
  3. pela Waesamu, pela tumpah darah
  4. pela Siri Sori Islam, pela keras
  5. bongso Paperu, broederverbond

Hubungan Pela

Hubungan pela adalah hubungan antara dua atau lebih banyak negeri.
Hubungan pela diatur oleh beberapa aturan seperti:

  • kewajiban untuk saling membantu dalam keadaan susah
  • saling membantu dalam proyek-proyek seperti pembangunan gereja, mesjid atau sekolah
  • oleh karena hubungan pela, pela-pela saling menganggap sebagai saudara gandung.
  • Akibatnya mereka tidak diizinkan untuk menikah.

Ada pelbagai jenis hubungan pela:

  1. pela keras
  2. pela tempat sirih
  3. pela gandong

Haria punya gandong 5:

  1. pela Lilibooi, pela tempat sirih
  2. pela Hative, pela batu karang
  3. pela Waesamu, pela tumpah darah
  4. pela Siri-Sori Islam, pela keras
  5. bongso Paperu, hubungan persaudaraan